Masih kan ada alur ku ini

walau aku jauh namun tetaplah di hati
ku tanya semalam padamu
masihkah kau tangisi aku
ku pergi dan pasti kembali
doamu iringi langkahku
relakan saja niatku
usah kau jawab dengan tangismu

walau aku jauh namun tetaplah di hati
seperti bintang dan bulan
jauh namun selalu terang
begitu pun cintaku terangi dalam sepimu
tunggulah aku di sana tuk bersanding denganmu
tunggulah aku di sana tuk bersanding denganmu
Denting yang berbunyi dari dinding kamarku
Sadarkan diriku dari lamunan panjang
‘Kan kurasa malam kini semakin larut
Ku masih terjaga

Sayang, kau di mana
Aku ingin bersama
‘Kan kuputus semua untuk tapiskan rindu
Mungkinkah kau di sana merasa yang sama
Seperti dinginku di malam ini

Rintik gerimis mengundang
Kekasih di malam ini
Kita menari dalam rindu yang indah
Sepi kurasa hatiku
Saat ini oh sayangku
Jika kau di sini
Aku tenang

Masih saja kuteringat kata iringi kau pergi
Jadikan sore itu satu janji
Kau akan setia untukku, kembali untuk diriku
Mengingatku walau aku jauh
Akupun sempat janjikan, kukayuh semua mimpiku
Kulabuh tepat di kotamu…
Dan kaupun s’lalu janjikan kau ‘kan menungguku datang
Bersatu kembali seperti dulu
Dan bila akupun rindu pada nyamannya kecupmu
Pada indahnya tawamu
Kudendangkan dengan gitar lagu-lagu kesayangan
Sambil kuingat indah wajahmu

Tunggulah aku di Jakartamu
Tempat labuhan semua mimpiku
Tunggulah aku di kota itu
Tempat labuhan semua mimpiku
awal atau akhir

1 Komentar »

  1. kapannikah Said:

    SEmanGaT !!!!


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: